Resmi! Guruh Tirta Lunggana, Anak Alm Haji Lulung Mundur dari PPP
POTRET BERITA — Pada Jumat (3/2) lalu, Guruh Tirta Lunggana yang merupakan anak dari almarhum Abraham Lunggana atau Haji Lulung, secara resmi mengirimkan surat pernyataan pengunduran dirinya dari PPP pada Plt Ketua Umum M Mardino.
Diberitakan sebelumnya, PPP mencopot Guruh dari jabatan Ketua DPW PPP DKI Jakarta. Dari situlah kemudian Guruh menyatakan hengkang dari PPP dan akan mendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024.
“Betul (mengirimkan surat pengunduran diri),” ujar Guruh ketika dikonfirmasi, Senin (6/2).
Akan tetapi, dalam surat pengunduran diri tersebut, Guruh tidak menjelaskan alasannya hengkang dari partai.
Pernyataan Mundur Tanpa Paksaan
Dalam surat yang ditandatangani Guruh di atas materai Rp10 ribu itu, ia hanya mengatakan berhenti sebagai anggota PPP mulai 3 Februari 2023. Selain itu dia juga menyatakan, dalam menulis surat itu dibuat secara sadar dan tanpa paksa siapapun.
Bukan hanya Guruh, Ketua Umum Bamus Betawi Riano P Ahmad juga diberitakan mundur dari PPP. Dia menyebut mundurnya dia dari PPP tidak terlepas dari tindakan Mardiono yang merubah jajaran kepengurusan PPP DKI Jakarta.
Riano menyoroti soal dicopotnya beberapa ulama dari Majelis Syariah DPW PPP DKI Jakarta.
“Keputusan Plt Mardiono memecat para ulama dan habaib dari jajaran Majelis Syariah DPW PPP DKI membuat saya harus bersikap,” ujar Riano dalam keterangan tertulis.

Sebagai Ketum Bamus Betawi, ia mengatakan, jika dia merasa berdosa tidak dapat menjaga nama ulama Betawi yang dipecat tanpa sebab.
Riano menyampaikan sejumlah nama yang dicopot itu diantaranya, Munawir Aseli, Mahfud Asirun, Nursofa Tohir, Habib Idrus Jamalulail, Habib Ahmad bin Hamid Al Aydid, Habib Abdurahman Ahmad Al Habsyi, dan Ibrahim Karim.
“Mereka semua merupakan ulama besar di Jakarta yang sangat saya hormati. Mereka juga sumber elektoral besar untuk PPP DKI Jakarta,” ujarnya.
